Rabu, 11 Juli 2012

Jangan Takut Disebut Gila Karena Si Jenius dan Si Gila Punya Gen Sama.

Ide merupakan buah dari pemikiran, bukan berarti ide gila menjadikan kita gila. Jangan pernah takut jika kita disebut gila, ditertawakan bahkan dihina karena ide dan pembaruan, tips dan trik serta pendapat kita.
Banyak hal yang dapat membuat kita dianggap gila, tapi selama itu tidak merugikan diri sendiri dan orang lain, berarti kita tidak gila.

Simak berita berikut ini:


Banyaknya tokoh jenius yang ternyata memiliki gangguan kejiwaan.

VIVAnews - Tak berlebihan jika ada yang menganggap batasan antara jenius dan gila sangat tipis. Studi Institut Karolinska di Stockholm mengungkap, cara kerja otak orang-orang jenius mirip dengan aktivitas otak penderita gangguan jiwa atau skizofrenia.

Temuan yang dilansir dalam jurnal PLoS ONE mengungkap bahwa orang yang dikategorikan sebagai tipe kreatif itu tidak dapat menyaring informasi di kepala mereka sebagaimana orang pada umumnya.

Sehingga, mereka mampu membuat koneksi baru dan menghasilkan ide-ide unik. "Berpikir di luar kotak mungkin difasilitasi dari kemampuan otak yang kurang utuh," kata Fredrik Ullen, salah satu peneliti.


einstein
Studi yang sama menemukan bahwa orang kreatif pada umumnya memiliki keluarga dengan sejarah penyakit mental atau gangguan bipolar. Selain itu, sifat-sifat psikologis tertentu, seperti kemampuan membuat asosiasi yang tidak biasa atau aneh juga biasanya dimiliki baik penderita skizofrenia maupun orang-orang kreatif.

Beberapa penelitian sebelumnya menemukan hubungan kreatif dengan sistem neuron yang merespon dopamin di otak. Dalam sebuah survei terhadap belasan orang yang dianggap sangat kreatif, peneliti menganalisis area reseptor D2 atau thalamus di otak mereka.

Thalamus berfungsi sebagai semacam pusat relay dan menyaring informasi sebelum mencapai daerah korteks, pengatur kognisi dan penalaran. "Seperti penderita skizofrenia, orang kreatif memiliki densitas D2 rendah di bagian otak," katanya seperti dimuat dalam Live Science.

Kurangnya reseptor D2 di thalamus memungkinkan tingkat penyaringan informasi yang lebih rendah daripada orang biasa. "Kemungkinan ini pula yang mengakibatkan mekanisme pemecahan masalah dalam otak orang kreatif sama seperti yang ditemukan dalam otak penderita gangguan jiwa." 

Penelitian semacam ini terus dilakukan untuk menjawab perdebatan mengenai banyaknya tokoh jenius yang ternyata memiliki gangguan kejiwaan. Mereka antara lain Fisikawan Isaac Newton, Komposer Ludwig van Beethoven, dan penulis Edgar Allan Poe, pelukis Vincent van Gogh. Di balik kejeniusannya, seluruhnya mengalami gangguan kejiwaan. (pet) • VIVAnews


Jangan Takut Disebut Gila

Ilmuwan menemukan garis kesamaan antara orang sakit jiwa dengan orang jenius. Keduanya memiliki gen yang sama bernama neuregulin 1.

VIVAnews - Seperti dikutip dari laman Daily Telegraph, peneliti dari Semmelweis University, Hungaria menemukan bahwa gen itu berperan dalam pengembangan otak. Namun, varian dari gen ini juga berhubungan erat dengan gangguan jiwa seperti depresi berat, schizophrenia dan kepribadian ganda.

Penelitian ini diduga menjadi jawaban tingkah laku sejumlah tokoh jenius yang cenderung destruktif, seperti seniman Vincent van Gog dan Sylvia Plath.

Dalam penelitiannya, tim dari universitas itu menganalisa sejumlah orang yang menilai dirinya kreatif dan jenius. Selain tes darah, para relawan yang dijadikan obyek penelitian diberi tes berseri.

Untuk menakar tingkat kreativitas, obyek penelitian diberikan pertanyaan yang aneh dan janggal, misalnya "Andai ada tali yang menggantung di awan dan menjuntai sampai ke bumi, apa yang akan terjadi?"

Hasil penelitian dari semua tes tersebut jelas bahwa ada hubungan antara gen neuregulin 1 dan kreativitas.

"Relawan yng punya varian gen ini cenderung memiliki skor yang lebih tinggi dalam tes kreativitas dan juga memiliki penghargaan lebih banyak di bidang kreativitas," kata Kepala tim Peneliti Szabolcs Kéri.
• VIVAnews

Apakah kita masih takut jika disebut Gila?

Jangan Takut Disebut Gila Karena Si Jenius dan Si Gila Punya Gen Sama.

Globalisasi


الله 

Apakah Globalisasi itu? Globalisasi adalah hubungan interaksi manusia, negara, dan dunia yaitu saling berinteraksi satu sama lain. Globalisasi adalah proses mendunia yang terjadi karena adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi. Dengan kemajuan tersebut manusia dapat dengan mudah atau cepat untuk menggunakan teknologi atau ilmu pengetahuan. Dahulu kala manusia hanya menggunakan telepon benang untuk menelepon, lalu dengan berkembangnya teknologi Alexander Graham Bell menemukan telepon yang memudahkan manusia dalam berkomunikasi. Dengan berkembangnya Globalisasi diseluruh dunia manusia dapat menggunakan telepon genggam yang disebut handphone yang canggih bahkan manusia juga dapat berkomunikasi seperti telepon dengan melihat keadaan kita dengan SKYPE.

Lama kelamaan dunia ini akan semakin canggih dengan Globalisasi. Contoh adanya Globalisasi adalah pasar swalayan yang kita sebut sebagai supermarket, handphone, internet,televisi yang canggih yaitu dapat digunakan sebagai internet, ipad, dan lain-lain. Wahh senangnya dunia ini menjadi canggih. tapi jangan sampai dunia ini tidak terawat ya! karena adanya kendaraan mobil, motor, dan pabrik akan menyebabkan dunia rusak, bisa payah ni.

Di dunia ini juga berkembang busana fashion yang biasa untuk para model. Model-model terkenal seperti para artis jadi ketagihan pakai busana fashion. Contoh yang pernah aku lihat, saat aku pergi ke AmPlaz ada perempuan yang membuka bagasi mobil hanya untuk ganti sepatu dari hak pendek ke hak tinggi, itulah salah satu bentuk Globalisasi.

Ada juga Globalisasi dalam bentuk makanan loh kawan, misalnya makanan dari Amerika yang sering disebut JunkFood menjadi trend di Indonesia. Adalagi Pizza, Burger, dan Spaghetti, KFC. Seperti itulah contoh dari Globalisasi. Lalu ada juga Globalisasi seperti pengiriman tenaga kerja, dan juga celana jean levi's.

Dampak positif Globalisasi, yaitu;

  1. Meningkatkan kemakmuran masyarakat
  2. Mempersingkat waktu
  3. Mempermudah pekerjaan atau memenuhi kebutuhan
  4. Mempermudah pemasaran atau promosi suatu produk
  5. Memperluas pergaulan 
  6. Mempermudah komunikasi
  7. Mudah untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan teknologi
Dampak negatif Globalisasi, yaitu;
  1. Orang tidak bisa bersosialisasi (menutup diri)
  2. Tidak berfikiran secara kritis
  3. Meniru perilaku yang buruk
  4. Mudah terpengaruh atau menggantungkan sesuatu
Itulah Globalisasi tanpa kita sadari dunia ini menjadi canggih, tetapi juga ada dampak negatifnya. Walaupun ada barang yang canggih, kita tidak perlu untuk melakukan secara instan atau menggantungkan. Canggih sih sangat diperlukan, tetapi jika terlalu akan membuat kita malas untuk melakukan sesuatu.

Menambal Noda dengan Patch di Photoshop


Menambal Noda dengan Patch di Photoshop. Pertama kali aku buka Photoshop, aku tak suka dan menganggap remeh dengan adanya Photoshop karena ribet, mending pake photoscape. Tetapi setelah aku pelajari jadi ketagihan dan penasaran sekali. Ternyata Photoshop itu lebih lengkap dan canggih dari pada Photoscape, ini beneran bukan promosi loh ! Tetapi kebanyakan dari teman-teman sekolahku lebih suka pakai photoscape, tak tahu kenapa mungkin bagi mereka photoscape lebih gampang dan tidak ruwet, pastinya, tapi lebih lengkap photoshop. Nah mau taukah caranya, mari kita simak cara Menambal Noda dengan Patch di Photoshop berikut ini teman-teman pengunjung setia Fildarosa Blog :

  • Bukalah gambar yang kalian inginkan
  • Klik tombol Patch, Kemudian Pilihlah source


    • Klik dan geser melingkar ke area yang bernoda

    • Lalu geser mouse ke area yang tidak bernoda

           Sekarang noda yang kotor telah hilang dan foto kalian menjadi sangat indah dan pastinya bersih kan? Sekian terimakasih semoga bermanfaat buat kalian ^.^

    Gerak Tumbuhan


    Temen-temen kali ini aku akan membahaGerak TumbuhanGerak Tumbuhan  dibagi menjadi 4 Kelompok. Pingin tahu apa itu  Gerak Tumbuhan ? Ayo kita baca dan pahami artikel di bawah ini :

    Tropisme adalah gerak sebagian yang dipengaruhi oleh datangnya cahaya 

    1. Fototropisme adalah batang menuju cahaya
    2. Tigmotropisme adalah membelitnya sulur pada tumbuhan memiliki arah berlawanan jarum jam
    3. Kemotropisme adalah gerak akar menuju pupuk, serbuk sari menuju bakal buah
    4. Hidrotropisme adalah  gerak akar menuju kapas yang basah (air)
    5. Geotropisme adalah gerak akar ke pusat bumi
    Taksis adalah gerak seluruh bagian yang dipengaruhi oleh datangnya cahaya 
    1. Fototaksis adalah gerak Euglena menuju cahaya
    2. Kemotaksis adalah gerak sperma menuju ovum
    Nasti adalah gerak yang tidak dipengaruhi oleh datangnya cahaya 
    1. Fotonasti adalah mekarnya bunga pukul empat
    2. Niktinasti adalah menutupnya daun lamtoro, bunga sepatu, daun petai cina pada saat malam hari
    3. Seismonasti adalah mengatupnya daun putri malu dan Venus Flytrap saat disentuh
    4. Termonasti adalah mekarnya bunga tulip
    Higroskopis adalah membukanya kotak spora dan pecahnya buah polong             









    Sumber: Ringkasan Buku Detik-detik UN IPA Karangan Risdiyani Chasanah